Rabu, 23 November 2011

Stand Up Comedy .... OPEN MIND please....

Taman Sari Food Court Amplaz.... at 17:21

sitdown alone in west corner... listening soft music "she will be loved" from band...

Gila, tiba-tiba dapet inspirasi, didukung dengan laptop yang tidak tahu kenapa dari pagi bawaannya pengin aja aku bawa terus. Laptop baru - alasannya.

By the way, Indonesia lagi booming stand up comedy atau mungkin akunya yang ketinggalan jaman? whatever... the point is aku lagi seneng banget ngeliat stand up comedy, baik di TV maupun buffer youtube. so, itulah alasan kenapa aku pengin nulis soal stand up comedy.


Dilihat dari banyak sudut pandang, banyak hal yang buat aku tertarik sama stand up comedy.. aku coba ulas, dan siapa tahu bisa menginspirasi kalian yang rajin ngebaca blog aku (emang ada????)



Pertama, stand up comedy itu sejenis lawakan yang FRESH buat aku, walapun setelah googling ternyata tuh model lawakan udah ada dari jaman bahula. katanya sih dari awal 18th century... entah siapa yang memulai, tapi diluar negara Indonesia emang udah lama booming. Sedangkan di indonesia sendiri menurut mbah google sudah ada sejak era taufik savalas masuk TV lewat comedy cafe... kemudian lanjut iwel di Democrazy sama si Raja Monolog Indonesia Butet Kartarajasa.. walaupun itu bukan pure stand up comedy. dan baru-baru sekarang ada yang pure dan bisa kita lihat diMetro TV, and i forget the time schedule of this show... apologize...
kenapa bisa FRESH... karena aku udah bosen ketawa liat pelawak yang kena "physical joke", lucu dari mana? jatuh dan semua malah tertawa. Sesuatu yang aneh. . diStand up comedy, pelawak tidak mempergunakan "physical joke" tapi ejekan, sindiran, mimik muka, ekspresi tubuh, dan banyak hal lain. dan tantangannya adalah itu dilakukan seorang diri. berbeda dari group lawak yang bisa saling menimpali atau sahut-sahutan jadi idenya nggak mati-mati.. di Stand Up, pelawak musti mikir sendiri, bertingkah sendiri, so sekali pelawaknya GARING kelihatan banget dan kemampuan mengolah ide sangat bermain di sini.... kalo boleh aku bilang pelawak Stand Up comedy is a smart person.




Kedua, stand up comedy itu "open mind".. Open Mind is "terbuka" pelawak dan penonton dibawa buat lebih open mind sama "dunia" yang disajikan lewat joke si Pelawak.. Maksudnya adalah "pelawak" sering kali mengungkapkan sisi lain "sesuatu", yang menurut sudut pandang orang itu berat bisa  menjadi lebih ringan diterima oleh orang umum... jadi pelawak dan yang nonton jadi sama-sama lebih terbuka wawasannya. Buat PELAWAKnya, membuat sesuatu yang berat menjadi ringan buat disimak itu bukan perkara mudah, dia musti orang yang punya cukup wawasan buat bisa seperti itu. PENONTONnya.... emang sih tiap orang berbeda-beda, tapi kalo diamati, penggemar stand up comedy tuh orang yang OPEN MIND banget... dengan mendengar joke joke yang berwawasan tentunya bakal nambah wawasan kan? dan nggak semua orang bisa menerima dengan so Clear lawakan yang cerdas... itu yang bikin penontonnya juga ikut open mind.
OPEN MIND lain adalah... JOKE JOKE stand up comedy bikin kita jadi "cekikikan" dan kadang ngerasa apa yang dijadiin joke sama pelawak itu "nampar" banget ke kita... so, menertawakan hal berat dalam hidup kadang bisa bikin kita lega... and the point is TERTAWA ITU SEHAT..  be proud of you guys....


Jumat, 28 Oktober 2011

FILOSOFI KOPI #1 Belajar Tanpa Menggurui

at office... 6:14 PM... listening coldpaly - paradise....
with a cup of coffee


seperti secangkir kopi...
kombinasi unik antara gula dan kopi...
menginspirasi meraka para pemakna hidup
manis dalam pahitnya, pahit dalam manisnya...
beraroma dalam kentalnya pekat
seduh kehangatan untuk rasa nikmat...





  
demikian lah hidup... sebuah kombinasi yang unik antara "evil and angel" "lucky and fortuneless"  "bitter and sweet"  Dualisme yang saling menciptakan, saling bertentangan dan menetralkan, dan saling berpasangan...
terang yang menciptakan gelap... racun dan penawarnya... serta laki-laki dan perempuan...
Dualisme untuk menjaga sebuah keseimbangan... sebuah maha karya Tuhan... tapi...

kita hanya ciptaanya yang kadang kala kurang memahami hal tersebut dan bersembunyi dibalik keegoisan dan keAKUan manusia...



kita tidak bisa terus terusan merasakan manis dalam kopi, ampasnya memberikan rasa yang berbeda dan itu unik... seperti rasa manis yang menjadi lebih manis ketika kita tahu rasa pahit... seperti berharganya rasa sehat ketika kita sakit... namun ketika sudah habis, kembali kepada ego dan keAKUan... membuat lupa akan pemaknaan sederhana dari sebuah seduhan kopi. itulah "UNIK"nya manusia...

bagi para pemakna hidup, dalam setiap getir dan cobaan yang ada, selalu ada hikmah yang bisa diambil.. selalu ada alasan untuk selalu bersyukur.
kadang individu yang ditimpa musibah akan menjadi semakin "sakit" ketika dia tidak mampu mencari sebuah alasan untuk kembali berdiri... menangisi menyesal dan meratapi yang terjadi, hanya membuat kita menjadi semakin jatuh dan begitu susah untuk berdiri... it's hard to be "realize"
namun sebaliknya, banyak cerita sukses berawal dalam jatuh bangun pahitnya hidup. berawal dari pekatnya gelap, namun berujung pada nikmatnya aroma hidup yang tentu saja diseduh dengan  pemaknaan, tata cara sistematis, dan usaha yang begitu "panas"...

"motivator yang sejati adalah DIRI ANDA SENDIRI" sama seperti kopi.. peracik kopi mempunyai "taste"
berbeda-beda.. ada yang sembarangan, ada yang punya aturan.. namun demikian, tetaplah si tukang minum yang menghirup aroma dan menyeruput rasanya... begitulah acara motivasi.. sebanyak apapun AKU, kalian, kita ikut atau mengikuti sejenis acara demikian.. sejujurnya hanya kita sendiri yang bisa memaknai... manisnya kata-kata motivator belum tentu mengobati pahitnya rasa dalam diri kita... tapi... sepahit apapun kata-kata yang terucap atau usahanya yang tercurah dari dalam diri kita, maka manisnya akan menjadi begitu bermakna...

"secangkir kopi... sebuah alasan kenapa AKU menjadi terinspirasi... aroma cita rasa dibalik semua kata dan bait kalimat yang tertulis... sebuah filosofi bagi AKU... penikmat kopi"