SELOOOOOOOO ...
Begitu banyak orang bertanya pada saya? what's the meaning of selooo? saya memang sering menggunakan kata tersebut. Sejujurnya... kata tersebut bukan berasal dan bersumber dari intuisi saya. Namun, dari seorang teman saya yang luar biasa bernama Ikhsan, dan biasa dipanggil si Prof.. karena ketika kalian lihat tampangnya, maka bayangan profesor aneh dengan tatanan rambut tidak jelas serta kata-kata yang "krik-krik-krik" bakalan nongol dihadapan kalian.....
Balik kepermasalahan.... kadang kala kita sering menggunakan sebuah kata, dan tanpa disadari penggunaan dan atau penempatan kata tersebut di dalam sebuah kalimat adalah salah. Simplenya adalah "emosi" , Emosi sering kali diidentikan dengan "marah", padahal dengan sangat jelas sekali bahwa MARAH itu EMOSI, tapi EMOSI itu belum tentu MARAH.... yah.. begitu pula pemakaian dan pemaknaan kata SELOOOO buat saya. Secara jujur, kata selo dalam bahasa jawa adalah "longgar", itu setahu saya. atau kalau dalam penggunaannya sering diartikan sebagai "cukup waktu luang", itu arti "SELO" secara sempit bagi saya. Sama halnya ketika Sudjiwotedjo bicara "JANCUK", mungkin arti sempitnya adalah sebuah makian, padahal pemaknaanya mungkin bukan demikian bagi beliau.
Yah demikian pula dengan saya, SELO buat saya tidak hanya longgar atau cukup waktu luang saja, SELO itu adalah "berbeda", ketika saya melakukan hal-hal yang umumnya tidak dilakukan, namun tidak melanggar norma dan karena memang hal itu menurut saya benar. Maka itu adalah waktu yang tepat buat anda bilang "SELO" kepada saya. Cukup waktu untuk melakukan hal-hal yang menurut orang lain itu tidak ada artinya. Kenapa "berbeda"? sering kali justru hal yang dianggap tidak umum, tidak benar, atau tidak banyak orang lakukan adalah sebuah "kejujuran". Contoh kecilnya, Ketika sudah banyak orang yang tidak memiliki waktu untuk tersenyum pada orang yang tidak dikenal, mungkin anda akan dianggap orang yang bodoh atau gila bila melakukannya. Namun, itulah kejujuran. Kenapa kita musti jaim? kenapa kita musti menutup diri untuk tersenyum? itulah SELO yang pertama.
Mungkin saya memiliki banyak arti atau pemaknaan terhadap kata "SELO", tetapi dua saja yang akan saya ungkapkan. Nah, yang kedua adalah bahwa kata "SELO" itu berarti fleksibilitas atau kelenturan dalam menghadapi berbagai persoalan dan dalam menjalani hidup. Ketika orang begitu kaku akan perbedaan, maka "SELO" adalah melihat bahwa perbedaan yang ada itu sebagai sebuah keanekaragaman yang tidak perlu diperdebatkan. Ketika hal-hal yang begitu prinsipil secara kaku dipegang oleh orang, sehingga baginya "perbedaan" pendapat adalah ancaman, maka "SELO" adalah bagaimana anda kemudian melihat bahwa sebuah prinsip bisa saja saling menghargai dan tetap jalan beriringan tanpa merugikan dan merasa terancam satu dan yang lainnya. itulah "SELO" yang kedua. Jaman sekarang boleh dibilang adalah jaman yang kaku, orang-orang sering sekali melihat dunia secara tekstual, padahal bumi itu moving/ bergerak, artinya kita harus menjadi dinamis ketika berjalan di dalamnya. Maka selo adalah sebuah pilihan buat saya dalam menjalani hidup.
Dua hal itu mungkin secara prinsip bisa berbeda dengan para pembaca, namun ingat lah saya orang SELO yang menghargai perbedaan dan tidak merasa perbedaan pandangan adalah sebuah ancaman, selama anda tidak benar-benar mengancam saya, baca memukul, maka saya hargai pandangan anda juga. Secara menyenangkan dapat dikatakan bahwa orang selo dalam dua arti yang saya katakan tadi dapat digambarkan sebagai sosok out of the box, orang-orang yang mungkin bisa dengan leluasa keluar masuk comfort zone-nya, dan dengan bebas menjalani hidupnya dan dengan penuh kesadaran menyadari bahwa kebebasan adalah hal yang tanggungjawabnya paling besar. Ingatlah hidup hanya sementara, nikmatin hidup sesuai jalan yang kamu perjuangkan dan aspal dengan tenagamu sendiri. pertahankan kalau itu memang benar dan bersikaplah fleksibel pada perbedaan. Buat apa yang sementara ini mati-matian dipertahankan kalau tidak akan mendapat apa-apa ujungnya. Saya hanya berpendapat!! Keep SELOOOOO!! SALAM SELOOOO
Yah demikian pula dengan saya, SELO buat saya tidak hanya longgar atau cukup waktu luang saja, SELO itu adalah "berbeda", ketika saya melakukan hal-hal yang umumnya tidak dilakukan, namun tidak melanggar norma dan karena memang hal itu menurut saya benar. Maka itu adalah waktu yang tepat buat anda bilang "SELO" kepada saya. Cukup waktu untuk melakukan hal-hal yang menurut orang lain itu tidak ada artinya. Kenapa "berbeda"? sering kali justru hal yang dianggap tidak umum, tidak benar, atau tidak banyak orang lakukan adalah sebuah "kejujuran". Contoh kecilnya, Ketika sudah banyak orang yang tidak memiliki waktu untuk tersenyum pada orang yang tidak dikenal, mungkin anda akan dianggap orang yang bodoh atau gila bila melakukannya. Namun, itulah kejujuran. Kenapa kita musti jaim? kenapa kita musti menutup diri untuk tersenyum? itulah SELO yang pertama.
Mungkin saya memiliki banyak arti atau pemaknaan terhadap kata "SELO", tetapi dua saja yang akan saya ungkapkan. Nah, yang kedua adalah bahwa kata "SELO" itu berarti fleksibilitas atau kelenturan dalam menghadapi berbagai persoalan dan dalam menjalani hidup. Ketika orang begitu kaku akan perbedaan, maka "SELO" adalah melihat bahwa perbedaan yang ada itu sebagai sebuah keanekaragaman yang tidak perlu diperdebatkan. Ketika hal-hal yang begitu prinsipil secara kaku dipegang oleh orang, sehingga baginya "perbedaan" pendapat adalah ancaman, maka "SELO" adalah bagaimana anda kemudian melihat bahwa sebuah prinsip bisa saja saling menghargai dan tetap jalan beriringan tanpa merugikan dan merasa terancam satu dan yang lainnya. itulah "SELO" yang kedua. Jaman sekarang boleh dibilang adalah jaman yang kaku, orang-orang sering sekali melihat dunia secara tekstual, padahal bumi itu moving/ bergerak, artinya kita harus menjadi dinamis ketika berjalan di dalamnya. Maka selo adalah sebuah pilihan buat saya dalam menjalani hidup.
![]() |
| "can i walk in the water?" taken by fun_photograpic |
Dua hal itu mungkin secara prinsip bisa berbeda dengan para pembaca, namun ingat lah saya orang SELO yang menghargai perbedaan dan tidak merasa perbedaan pandangan adalah sebuah ancaman, selama anda tidak benar-benar mengancam saya, baca memukul, maka saya hargai pandangan anda juga. Secara menyenangkan dapat dikatakan bahwa orang selo dalam dua arti yang saya katakan tadi dapat digambarkan sebagai sosok out of the box, orang-orang yang mungkin bisa dengan leluasa keluar masuk comfort zone-nya, dan dengan bebas menjalani hidupnya dan dengan penuh kesadaran menyadari bahwa kebebasan adalah hal yang tanggungjawabnya paling besar. Ingatlah hidup hanya sementara, nikmatin hidup sesuai jalan yang kamu perjuangkan dan aspal dengan tenagamu sendiri. pertahankan kalau itu memang benar dan bersikaplah fleksibel pada perbedaan. Buat apa yang sementara ini mati-matian dipertahankan kalau tidak akan mendapat apa-apa ujungnya. Saya hanya berpendapat!! Keep SELOOOOO!! SALAM SELOOOO


0 Comment to "the meaning of SELO??"
Posting Komentar